Konser yang Digelar Komunitas LGBT Dibatalkan Ulama Lebanon



Adanya tekanan dari lembaga agama dan adanya ancaman kekerasan berhasil membatalkan sebuah konser yang rencananya akan digelar di ibu kota Lebanon. Dibatalkannya konser tersebut karena pihak yang berwenang Lebanon mendapat keluhan dari para ulama. Pasalnya, konser tersebut menghubungkan dengan promosi pernikahan sesama jenis, dan mengaitkannya dengan pesta pora dan amoral.

Konser itu sudah terjadwal akan diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 28 Septermber 2019. Konser itu juga diberi nama Beirut Pride yang akan diselenggarakan di Istana, yang bertempat di pusat ibu kota.

Namun, pada hari Rabu malamnya ada informasi yang dinyatakan oleh pihak penyelenggara bahwa konser tersbeut terpaksa untuk dibatalkan sesudah manajemen Istana dihubungi oleh layanan keamanan dan beberapa pihak mengeluarkan pernyataan yang mengecam dengan kekerasan kepada panitia dan peserta.

"Di bawah tekanan dari jalan, manajemen Istana tidak dapat menyelenggarakan konser Sabtu depan. Kami berterima kasih kepada para pemain dan Istana atas ketekunan mereka, dan malam pembukaan Beirut Pride 2019 ditunda sampai pemberitahuan lebih lanjut," kata panitia dalam pernyataan mereka, dilansir dari laman BBC, Jumat (27/9).

Pembatalan itu terjadi setelah mantan kepala mufti Lebanon, Mohammed Rashid Qabbani, menuduh penyelenggara melanggar nilai moral. Ada juga seruan terpisah untuk memboikot konser tersebut.

Lebanon dipandang lebih toleran daripada kebanyakan negara Arab lainnya, tetapi orang-orang lesbian, gay, biseksual, dan transgender mengatakan mereka masih menghadapi diskriminasi dan tidak memiliki hak.

Sebelumnya, hubungan sesama jenis dapat diganjar dengan hukuman pidana satu tahun berdasarkan hukum Lebanon. Namun, mahkamah Lebanon kemudian mengubah aturan itu dan menyatakan hubungan sesama jenis bukan lagi tindak pidana.


Tahun lalu, beberapa acara serupa dibatalkan setelah penyelenggara ditangkap.


Sumber: Akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Misbakhun Merasa Tak Mendapat Keadilan Dengan Adanya Tudingan

Siapakah Orang yang Akan Menggantikan Ahmad Dhani Saat Konser?

KPK Tak Kunjung Menetapkan Tersangka, Novanto Dibuat Heran