Akibat Gelombang Panas yang Melanda, China Alami Suhu Ekstrem



Badan meteorologi China mengeluarkan peringatan pada warganya akan kebutuhan listrik meningkat. Hal tersebut dikarenakan gelombang panas melanda Provinsi Guangdong dan Hebei, China.

Peringatan oranye dikeluarkan oleh Badan Pengamat Meteorologi Provinsi Hebei untuk memberi tanda bahwa suhu tinggi, atau level kedua tertinggi dalam sistem peringatan cuaca empat tingkat yang berada di China.

Para pejalan kaki yang berada di Kota Xingtai dipaksa untuk berjalan dengan menggunakan topi dan baju pelindung dari matahari, sebab suhu disana mencapai 39 derajat celsius.

Di Kota Handan, suhu di sebagian besar tempat mencapai lebih dari 37 derajat Celsius. Di Kota Cixian, suhu aktual di permukaan trotoar mencapai 60 derajat celsius. Truk-truk penyemprot air dikerahkan untuk membantu menurunkan suhu jalanan.


"Hari ini panas ekstrem. Terasa gerah saat berada di luar. Saya telah melakukan semua cara untuk melindungi diri saya dari matahari, seperti tabir surya dan topi," ujar seorang warga di kota itu, dilansir Al Jazeera.

Sudah dari bulan Juni penggunaan listrik di Provinsi Guangdong terus melonjak. Banyak kota mengalami konsumsi listrik tertinggi dalam rekor selama akhir pekan lalu akibat suhu tinggi sehingga penggunaan pendingin udara (AC) meningkat drastis.

Penggunaan listrik di provinsi itu mencapai 112,5 juta kilowatt atau naik 3,25% dari rekor tertinggi di tahun lalu.









Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Misbakhun Merasa Tak Mendapat Keadilan Dengan Adanya Tudingan

Siapakah Orang yang Akan Menggantikan Ahmad Dhani Saat Konser?

KPK Tak Kunjung Menetapkan Tersangka, Novanto Dibuat Heran